Bonus

Headlines News : Forex-Indonesia.net adalah IB dan partner Broker Forex FBS Market di Indonesia.

Earn risk-free

Home » , , » Jenis-Jenis Forex Brokers

Jenis-Jenis Forex Brokers

Written By Mr. Forex Pro on Sabtu, 02 April 2016 | 05.52

Jenis-Jenis Forex Brokers
Bagi Anda yang ingin berkecimpung di dunia Forex atau jual beli mata uang asing, Anda tentuharus mengetahui apa itu Forexbrokers dan jenis-jenis Forex brokers, sehingga Anda tidak salah pilih dalam menempatkan dana Anda.
Forex brokers adalah pihak yang berfungsi sebagai perantara antara penjual dan pembeli di dalam perdagangan mata uang asing (foreign exchange atau Forex). Forex brokers dibagi menjadi 4 kategori utama, yaitu:
1.     Forex broker konvensional
Forex broker konvensional seperti bank atau money changer,tempat Anda menempatkan dana untuk digunakan bertransaksi Forex. Trading konvensional seperti ini cukup repot dan tidak real time.
2.     Forex broker non dealing desk
Forex broker non dealing desk merupakan Forex broker yang langsung meneruskan permintaan trader ke pasar jual beli mata uang. Forex broker non dealing desk ini biasanya digunakan oleh para trader profesional. Broker Forex jenis ini sangat adil, sesuai dengan kenyataan, tanpa manipulasi, dan trader benar-benar melawan arus market atau pasar. Forex broker non dealing desk terbagi menjadi ECN, STP, dan DMA.
a.     Electronis Communication Network (ECN)
Di Forexbroker ECN, berarti seriap trader dapat berpartisipasi langsung di dalam pasar jual beli mata uang asing yang sesungguhnya, tanpa intervensi dari Forex broker maupun dealing desk. Perusahaan broker ECN biasanya mengambil keuntungan dari spread yang dimark-up atau dinaikkan. Di Forex broker ECN semua kondisi pasar memang sesuai dengan kenyataan dan tidak ada manipulasi dari pihak manapun. Kelemahan dari Forex broker jenis ini adalah leveragenya rendah, memerlukan modal yang besar, terbatas oleh aturan FIFO, dan trader dibebani komisi trading.
b.     Straight Trough Processing (STP)
Forex broker jenis ini merupakan penyambung dengan perusahaan broker besar. Order dari para trader oleh broker STP akan diteruskan ke beberapa broker besar atau kepada para broker ECN.
c.     DMA
DMA sebenarnya memiliki sistem kerja yang mirip dengan Forex broker STP, hanya saja Forex broker DMA terikat suatu perjanjian dengan perusahaan broker besar tertentu, serta menggunakan metode transaksi yang berdasar best rate dari para broker besar yang menjadi liquiditornya.
3.     Forex broker dealing desk
Forex broker dealing desk bisa dibilang bandar, karena mereka menciptakan suatu pasar sendiri, dimana kondisi pasar jual beli mata uang tersebut juga ditentukan sendiri oleh mereka. Jika Anda menggunakan Forexbroker jenis ini, berarti para trader melawan broker atau bandar. Jadi Forex broker dealing deskakan mendapatkan keuntungan dari kekalahan para tradernya.
Sebaliknya,jika trader menghasilkan keuntungan, maka keuntungan tersebut dibayar dari kas milik Forex broker. Jika Anda menggunakan broker Forex jenis ini, pastikan broker yang Anda pilih memiliki kejelasan legalitas dan regulasinya, agar dana Anda tidak disalahgunakan atau dimanipulasi oleh broker.Karena broker yang regulasinya jelas harus mengikuti aturan tertentu yang mengharuskan mereka bertindak profesional dalam menjalankan Forextrading.


4.     Forex broker hybrid
Forex broker hybrid merupakan gabungan antara Forex broker jenis nondealing desk dengan Forex broker jenis dealing desk. Broker jenis hybrid biasanya memiliki aturan tertentu mengenai besaran dana yang disetor oleh trader dan sistem trading yang akan digunakan. Misalnya jika trader menempatkan dana cukup kecil, maka trading akan diletakkan di pasar dealer.Tetapi jika dana yang ditempatkan trader cukup banyak, maka trading akan diikutkan ke jenis ECN, STP, atau DMA.
Dari keempat jenis Forexbroker diatas, silakan Anda menentukan jenis broker yang sesuai dengan kondisi dan keinginan Anda.Dan pastikan bahwa Anda tidak tertipu Forex broker yang tidak teregulasi (unregulated).
Beberapa ciri Forexbroker yang tidak teregulasi yaitu:
1.     Berada di negara-negara yang terpencil.
2.     Broker memperbolehkan penggunaan voucher atau transfer langsung melalui money changer lokal atau perorangan.
3.     Pendaftaran tanpa verivikasi dan terkesan sangat mudah dan serampangan.
Forexbrokers yang tidak teregulasi seringkali menipu dana yang didepositkan para tradernya.Oleh karena itu, diperlukan kejelian dalam memilih Forex broker yang akan Anda gunakan.
Demikian ulasan mengenai jenis-jenis Forexbrokers, semoga bermanfaat. Selamat bertradingForex.


Share this article :

FBS - broker Forex yang bisa dipercaya

Dapatkan keuntungan di Forex dengan adalah FBS mudah dan nyaman! Kami selalu menawarkan kondisi terbaik di pasar Forex untuk trader pemula dan trader yang sudah punya pengalaman. FBS adalah broker yang ideal untuk memulai kehidupan Anda di Forex. FBS terus berkembang dan telah menjadi pemimpin di pasar Asia. Trader kami telah mendapatkan jutaan dolar di Forex, jadi buktikan sendiri saja!

Entri Populer