Bonus

Headlines News : Forex-Indonesia.net adalah IB dan partner Broker Forex FBS Market di Indonesia.

Earn risk-free

Home » , , » Menimbang Untung Rugi Melakukan Carry Trade Dalam Forex

Menimbang Untung Rugi Melakukan Carry Trade Dalam Forex

Written By Mr. Forex Pro on Selasa, 22 Desember 2015 | 01.44

Menimbang Untung Rugi Melakukan Carry Trade Dalam Forex
Modal adalah unsur terpenting yang diperlukan dalam trading. Berkurangnya modal akan mengakibatkan berkurangnya jumlah transaksi. Sebab, modal yang akan digunakan oleh trader terpasang sebagai lot yang batasnya minimalnya adalah 1 lot tiap tradingnya. Seorang trader akan berusaha semaksimal mungkin agar tidak kehilangan modal yang dimilikinya.
Seorang trader perlu mengatur modal agar tidak terjadi kerugian yang berarti. Forex menyediakan beberapa cara yang bisa dilakukan. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan carry trade. Cara ini mengacu pada kegiatan menjual mata uang yang memiliki suku bunga rendah kemudian membeli mata uang yang suku bunganya lebih tinggi. Meski cukup efektif, tetapi beberapa trader masih meragukan fungsi cara tersebut. Oleh karena itu berikut akan dibahas untung rugi yang dihasikan dari carry trader.
Mengambil posisi
Ketika bertransaksi, patokan untuk mengambil posisi terletak pada sinyal trend. jika terjadi down trend, maka adalah waktu yang tepat bagi trader untuk berada di posisi beli. Sedangkan ketika uptrend maka disarankan agar mereka menggunakan posisi jual. Terlepas dari kedua hal tersebut, tindakan yang berkebalikan justru akan cenderung menimbulkan kerugian bagi trader. bagi mereka yang juga bertrading dengan jangka waktu yang pendek bisa menggunakan mata uang yang bergerak cepat untuk menentukan posisi.
Menggunakan carry trade ketika sedang trend menimbulkan dua keadaan yang berlawanan. Satu sisi trader bisa untung dengan mengambil posisi yang baik saat bisa menentukan sinyal trend nya. Namun, terkadang sinyal tren hanya diperlihatkan oleh satu trend saja. Sehingga mereka harus bisa menentukan dengan tepat bagaimana transaksi selanjutnya yang akan diambil. Contohnya, bila pair NZD/USD memunculkan sinyal uptrend pada suku bunga 2%, maka Anda harus bisa menentukan apakah akan terjadi downtrend lebih dari 2%.
Memperoleh swap
Swap adalah keadaan bila trader membiarkan posisinya hingga pasar pair tersebut tutup (overnight). Keadaan ini biasanya dinilai negatif karena mereka akan menerima biaya inap. Meski demikian, tidak jarang trader profesional menggunakan metode ini. Hal ini dikarenakan mereka telah memprediksi besaran bunga yang akan dihasilkan bila melakukan swap.
Pada dasarnya keadaan swap menguntungkan trader. Sebab swap yang benar akan dipengaruhi terhadap keadaan bank sentral, di mana untuk beberapa hari ke depan tingkat suku bunga akan semakin besar. Akan tetapi biasanya beberapa broker menerapkan sistem yang lain. Mereka memberikan kesan yang buruk bagi swap terhadap trader sehingga trader tidak memakai. Selain itu bila memnag broker menggunakan fungsi swap yang benar, keuntungan sebesar 70% akan masuk ke akntong mereka.
Analisa teknikal dan fundamental
Menggunakan kombinasi teknikal dan fundamental membantu setiap trader untuk mendapatkan profit yang lebih dari carry trade. Trader yang memiliki pengetahuan baik dengan kedua teknik tersebut akan mengerti kapan bisa membeli uang dengan suku bunga yang lebih tinggi. Khususnya analisa teknikal sangat membantu dalam menentukan nilai suku bunga melalui grafik dan indikator di dalamnya. Bagi trader pemula analisa ini juga sangat efektif karena cukup mudah penggunaannya.
Namun, kedua analisa ini tidak bisa digunakan untuk mengukur akurasi 100%. Khususnya bagi mereka yang lebih nyaman dengan analisa fundamental. Misal pada saat bank sentral Australia sedang mengadakan pidato, banyak trader yang akan melakukan posisi jual karena ketakutan dengan kebijakan Gubernurnya. Anda tidak disarankan untuk mengambil posisi tersebut hingga keadaan benar-benar menyebutkan kebijkan bank sentral aman. Jika tidak, maka kerugian akan menimpa.
Trader besar maupun ritel
Carry trade tidak hanya cocok digunakan oleh trader besar dengan modal ratusan juta rupiah, tetapi juga trader ritel degnan modal hanya puluhan bahkan belasajan juga rupiah. Keuntungan yang akan didapatkan akan tetap sama. Faktor yang membedakan adalah jenis akun yang mereka buka. Ingat, jika membuka lebih dari 100 juta rupiah maka 1 pips yang dihasilkan hingga $10. Akan tetapi jika membuka akun di bawah 50 juta rupiah, 1 pips bernilai $1.

Masalahnya, trader ritel cenderung untuk mengambil pips dengan jumlah besar dengan tujuan untuk membuka akun yang lebih besar. Ketika pips yang diambil ternyata merugi, hal ini bisa saja melenyapkan modal utama yang mereka gunakan. Meski keuntungan yang diterima berbeda, tetapi kerugian yang diterima baik trader besar maupun ritel adalah sama. Mereka perlu hati-hati dalam melakukan transaksi.
Share this article :

FBS - broker Forex yang bisa dipercaya

Dapatkan keuntungan di Forex dengan adalah FBS mudah dan nyaman! Kami selalu menawarkan kondisi terbaik di pasar Forex untuk trader pemula dan trader yang sudah punya pengalaman. FBS adalah broker yang ideal untuk memulai kehidupan Anda di Forex. FBS terus berkembang dan telah menjadi pemimpin di pasar Asia. Trader kami telah mendapatkan jutaan dolar di Forex, jadi buktikan sendiri saja!

Entri Populer