Bonus

Headlines News : Forex-Indonesia.net adalah IB dan partner Broker Forex FBS Market di Indonesia.

Earn risk-free

Home » , » Konsep Pergerakan Harga Yang Terjadi Dalam Pasar Forex

Konsep Pergerakan Harga Yang Terjadi Dalam Pasar Forex

Written By Mr. Forex Pro on Senin, 28 Desember 2015 | 10.54

Konsep Pergerakan Harga Yang Terjadi Dalam Pasar Forex
Sebelum terjun ke dalam dunia trading, alangkah baiknya Anda mengetahui tentang berbagai istilah yang ada di dalam trading itu sendiri. Hal ini serta merta bertujuan agar hasil trading dapat muncul secara maksimal. Meskipun demikian, hasil yang dimaksudkan tidak menjamin Anda selal untung. Kerugian pasti terjadi bagaimanapun kondisi trading yang dilakukan.
Salah satu istilah penting yang harus Anda ketahui adalah konsep pergerakan harga yang terjadi saat trading. Hal ini tentu sangat penting untuk dipelajari mengingat seorang trader melakukan prediksi dari melihat pergerakan harga yagn ada di pasar. Kegiatan ini tidak hanya memiliki satu istilah, setidaknya Anda pernah mendengar trend, volatilitas, dan support. Ketiga hal tersebut adalah contoh dari istilah pergerakan pasar yang akan Anda pelajari nanti.
Beberapa pergerakan harga mudah dipahami melalui indikator. Dikatakan demikian karena dewasa ini banyak indikator yang telah memunculkan pergerakan harga dengan bentuk dan warna yang unik, sehingga memudahkan trader untuk mengidentifikasinya. Kegiatan ini juga sangat berpengaruh bagi analis teknikal. Sebab, mereka memprediksi dengan melihat grafik sebelumnya. Berikut adalah istilah pergerakan harga yang sering terjadi.
Trend
Merupakan pergerakan yang ditunggu oleh trader. Istilah trend mengacu pada pergerakan pasar pada satu arah, baik ke atas, bawah, maupun tetap. Secara umum trend memiliki 3 pola. Pertama, uptrend, yaitu pergerakan tren yang ke arah positif. Kedua, downtrend, yaitu sinyal tren yang mengacu ke bawah. Ketiga adalah sideways, yaitu pasar yang tidak mengalami perubahan, tetap pada satu harga.
Banyak trader meyakini bahwa sinyal trend yang dihasilkan memiliki kesempatan untuk mendapatkan profit. Jika sedang uptrend Anda bisa memanfaatkan untuk membeli di satu titik kemudian jika prediksi sudah pada titik tertinggi Anda bisa menjualnya. Sedangkan ketika downtrend adalah keadaan yang tepat untuk menjual  mata uang Anda dan membeli yang baru dengan harga yang murah.
Volatilitas
Seringkali Anda  mendengar bahwa ada kalanya pasar mengalami pergerakan yang berkebalikan dalam satu waktu. Hal itu biasanya terjadi secara berulang. Keadaan yang sedang terjadi demikian disebut sebagai volatilitas. Biasanya ditandai denga perubahan fluktuasi yang terjadi dalam secara periodik. Pasar tidak akan bertahan naik secara lama, beberapa waktu dia akan segera turun, demikian sebaliknya.
Saat sedang volatilitas adalah kesempatan Anda untuk menggunakan menajemen resiko. Sebab, biasanya keadaan pasar bisa diprediksi ketika harga sudah menguat beberapa waktu, bisa dipastikan bahwa candle stick berikutnya akan menunjukkan turunnya harga. Pada saat itulah, Anda bisa membuka dua posisi untuk meminimalisasi kerugian modal.
Momentum
Sama dengan pelajaran ilmu pengetahuan alam, momentum adalah tingkat percepatan dan perlambatan. Khusus dalam Forex, momentum menggambarkan tingkat pergerakan pasar. Biasanya momentum dapat dilihat dengan jelas ketika Anda menggunakan time frame harian atau mingguan. Maka, istilah tersebut lekat dengan para trader profesional.
Trader berlomba dengan pasar pada tingkat ini. Sebab, salah dalam membuat prediksi bisa mengakibatkan terlalu cepat atau lambat dengan momentum. Untuk melatih diri agar bisa memanfaatkan momentun, Anda bisa menggunakan teori stop loss. Ketika harga bergerak berbeda secara cepat maka Anda hanya perlu menggeserna atau cut loss.
Siklus
Sebuah trading Forex sama halnya dengan roda, ketika Anda melewati satu waktu, maka Anda akan melewatinya kembali nanti. Hal tersebut yang disebut dengan siklus. Jika Anda mengalami keuntungan, maka seuatu waktu pola tersebut akan muncul kembali. Anda perlu untuk mencatat dengan jelas bagaimana bisa menaklukan sebuah pergerakan pasar pada waktu itu.
Akan tetapi perlu diingat bahwa berarti juga pergerakan harga yang negatif akan Anda hadapi kembali. Oleh karena itu, pastikan bahwa Anda melakukan backtest untuk melihat bahwa bisa mengatasi keadaan yang merugi tersebut. Satu periode memunculkan sebuah bullish dan bearish. Anda bisa saja menghindar, tetapi suatu waktu pasti akan menghadapinya kembali.
Support dan Resistance
Keadaan support merupakan sinyal bahwa pasar sedang menguat, yaitu bergerak naik secara periodik. Setelah mengalami penguatan maka pada titik maksimal harga akan bergerak turun. Keadaan tersebut sering disebut titik resistance. Kedua hal ini memicu trader untuk mengambil posisi. Untuk mengetahui keadaan tersebut cobalah sering membaca rilis berita yang dimunculkan.

Share this article :

FBS - broker Forex yang bisa dipercaya

Dapatkan keuntungan di Forex dengan adalah FBS mudah dan nyaman! Kami selalu menawarkan kondisi terbaik di pasar Forex untuk trader pemula dan trader yang sudah punya pengalaman. FBS adalah broker yang ideal untuk memulai kehidupan Anda di Forex. FBS terus berkembang dan telah menjadi pemimpin di pasar Asia. Trader kami telah mendapatkan jutaan dolar di Forex, jadi buktikan sendiri saja!

Entri Populer