Bonus

Headlines News : Forex-Indonesia.net adalah IB dan partner Broker Forex FBS Market di Indonesia.

Earn risk-free

Home » , , » 6 Perilaku Trader Profesional Yang Bisa Ditiru

6 Perilaku Trader Profesional Yang Bisa Ditiru

Written By Mr. Forex Pro on Sabtu, 19 Desember 2015 | 09.14

6 Perilaku Trader Profesional Yang Bisa Ditiru
Jika Anda melihat seorang trader profesional, jangan sekali-kali hanya melihat keuntungan yang mereka dapatkan. Sebab Anda akan segera berasumsi bahwa bisnis Forex akan membawa keuntungan yang sangat besar dan hal tersebut akan membangun ambisi dalam diri Anda. Banyak trader yang gagal karena membangun tindakan tersebut.
Trader profesional sukses karena memiliki sikap konsisten dan komitmen penuh dalam setiap transaksi. Tidak jarang dari mereka yang justru kehilangan modal awal sebelum meraih kesuksesan. Selain itu mereka memiliki 6 perilaku bijak yang bisa Anda tiru. Berikut adalah 6 perilaku dari trader profesional yang menyebabkan mereka memperoleh kesusksesan.
  1. Trader profesional tidak memulai transaksi dengan modal yang sangat besar. Tidak jarang yang justru membuka dana dari modal pinjaman. Rata-rata mereka memulai modal awal pada kisaran $1.000-$5.000. Jika di Indonesia, Anda bisa berinvestasi dengan modal 10 juta rupiah sampai dengan 50 juta rupiah. Trading Forex tridak berbicara tentang bagaimana Anda memberikan modal, tetapi bercerita tentang sikap Anda dalam mengelola modal yang ada.
Mereka menggunakan sistem menabung sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Tindakan ini yang terkadang sulit diterima oleh masyarakat umum. Mereka berpikir bahwa semakin tinggi modal yagn diberikan, maka semakin cepat balik modal. Memang benar bahwa semakin besar modal, maka besaran 1 pips akan bernilai lebih besar. Akan tetapi trading bukan sebuah bisnis pengganda modal dalam waktu yang singkat.
  1. Trader profesional baru meraih uang jutaan dollar setelah 5 hingga 15 tahun tradingnya. Memang banyak iklan yang mengatakan bahwa dengan waktu yang cepat Anda bisa mendapat uang yang sangat banyak. Tetapi hal tersebut diperuntukkan bagi para profesional. Untuk seorang pemula, Anda diwajibkan memiliki sikap yang konsisten dan tetap bertahan meskipun beberapa trading mengalami kerugian.
  2. Trader profesional bisa mengendalikan diri ketika memasuki pasar. Mereka tidak lupa untuk menerapkan manajemen resiko saat menentukan sebuah posisi. Tidak hanya untuk keuntungan saja, tetapi mereka juga fokus pada keadaan modal yang stabil. Mereka sadar bahwa modal dalah faktor utama yang menyebabkan mereka tetap bisa melakukan trading. Tidak jarang dari mereka yang kemudian mengambil 2 transaksi sekaligus untuk mengantisipasi kerugian yang akan diterima.
  3. Trader  Profesional tidak memasang target yang tinggi tiap bulannya. Mereka mengakumulasikan keuntungan dalam hitungan tahunan. Beberapa di antara mereka akan menargetkan keuntungan sebesar 50% per tahun. Hal ini berbeda dengan trader yang berambisi memiliki keuntungan 30% per bulannya. Jika masih kesulitan mengakumulasikan, maka Anda bisa menerapkan 50% dibagi ke dalam 12 bulan, kira-kira sekitar 4% per bulannya.
Hal tersebut terlihat tidak mungkin bagi Anda. Seperti di awal telah disebutkan bahwa orientasi mereka adalah per tahap. Untuk awal-awal trading fokus mereka adalah pengumpulan modal. Setelah target tercapai, mereka baru meningkatkan target kembali. Anggap saja bahwa Anda sedang magang, tidak memerlukan penghasilan yang banyak terlebih dahulu. Akan tetapi, pada posisi ini Anda berperan untuk mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya.
  1. Trader profesional tidak menunggu pasar akan berbalik arah begitu mengalami perubahan harga ke arah yang sebaliknya. Mereka dengan cepat memutuskan untuk cut loss. Hal tersebut menghindari resiko yang lebih besar jika terus menahan dalam keadaan yang cenderung merugikan. Mereka juga menggunakan perbandingan resiko yang cukup tinggi ketika memprediksi pergerakan pasar. Tidak jarang dari mereka yang memasuki pasar ketika memang terlihat sangat profit.
  2. Trader profesional juga hidup karena mengelola dana orang. Biasanya mereka bekerja pada sebuah perusahaan pialang terlebih dahulu. Ketika  cukup berhasil, mereka akan membuka usaha sendiri dan dengan demikian klien akan banyak yang mengikuri dia. Sebab, klien akan melihat bahwa dia adalah seorang yang sukses dengan membangun perusahaan sendiri dan banyak dana yang dia kelola.

Prinsip uatamanya dalah membangun kepercayaan dengan para klien. Yang menjadi permasalahan adalah bagaimana cara membangun kepercayaan itu ketika trader mengalami kerugian. Biasanya mereka akan mencoba untuk memberi saran agar investor menahan diri untuk masuk ke pasar. Melalui hal tersebut maka investor akan nyaman karena juga mendapat ajaran psikis di samping mencari keuntungan dari trading.
Share this article :

FBS - broker Forex yang bisa dipercaya

Dapatkan keuntungan di Forex dengan adalah FBS mudah dan nyaman! Kami selalu menawarkan kondisi terbaik di pasar Forex untuk trader pemula dan trader yang sudah punya pengalaman. FBS adalah broker yang ideal untuk memulai kehidupan Anda di Forex. FBS terus berkembang dan telah menjadi pemimpin di pasar Asia. Trader kami telah mendapatkan jutaan dolar di Forex, jadi buktikan sendiri saja!

Entri Populer