Bonus

Headlines News : Forex-Indonesia.net adalah IB dan partner Broker Forex FBS Market di Indonesia.

Earn risk-free

Home » , , , , » Waktu yang tepat untuk transaksi

Waktu yang tepat untuk transaksi

Written By Mr. Forex Pro on Jumat, 27 November 2015 | 14.20

WAKTU UNTUK TRANSAKSI

Caradaftarfbs.com - Inilah waktu yang tepat untuk transaksi forex agar hasilnya profit
Harga naik dan turun itu disebabkan oleh tindakan beli dan jual yang dilakukan trader. Jika tidak ada yang melakukan transaksi beli atau jual maka harga tidak akan bergerak. Jika hanya sedikit yang melakukan transaksi maka harga hanya bergerak sedikit, kondisi seperti ini menunjukan pasar sedang SEPI. Dan jika ada banyak yang melakukan transaksi maka harga akan bergerak panjang, kondisi ini menunjukan pasar sedang RAMAI.
Besarnya profit yang didapat itu dari besarnya selisih harga / point yang didapat dikali dengan berapa banyak jumlah yang kita transaksikan.
Sehingga untuk mendapatkan profit besar itu caranya selain memperbanyak jumlah volume transaksi, juga harus mendapatkan point yang banyak.
Kita hanya bisa mendapatkan point banyak itu kalo market sedang ramai.
Jadi waktu yang tepat untuk transaksi adalah ketika pasar / market sedang ramai.
Kapan market ramai ?
1. Setelah terbit berita fundamental
Berita fundamental adalah berita yang diterbitkan oleh sebuah lembaga di suatu negara yang menunjukan perubahan ekonomi negara tersebut.
Misalnya, setiap hari jumat di minggu pertama setiap bulannya, sebuah lembaga di amerika mengeluarkan berita tentang Perubahan Jumlah pekerja ataupun perubahan total pembayaran gaji pada karyawan.
Jika isi berita itu menyatakan bahwa jumlah pekerja dan total pembayaran gaji meningkat, maka itu menunjukan ekonomi di amerika sedang membaik.
Dengan membaiknya ekonomi, maka akan meningkatkan jumlah ekspor atau bahkan akan banyak dana investasi masuk ke amerika. Dengan begitu maka permintaan terhadap mata uang USD akan meningkat, sehingga nilai USD akan naik.
Dari analisa seperti itu maka setelah berita tersebut dikeluarkan, para trader forex akan beraksi melakukan pembelian USD dan melepas jenis mata uang lainnya demi keuntungan dimasa mendatang.
Anda bisa melihat beria fundamental yang akan diterbitkan hari ini di www.Forexfactory.com
seperti ini contohnya :
forex factory
Jika anda melihat jadwal terbit berita fundamental tersebut, anda cukup memperhatikan jam berapa terbitnya dan seberapa besar impact nya
Impact yang berwarna merah itu menunjukan inpact yang besar, dan biasanya grafik forex akan bergerak panjang setelah berita dengan impcat merah tersebut terbit.
Jadi sebaiknya jangan dulu transaksi disekitar jam terbit berita fundamental dengan impact besar, transaksilah 30 menit atau 1 jam setelah berita itu terbit.
2. Pada jam-jam tertentu sesuai pusat transaksi forex yang sedang buka.
Misalnya pagi hari, antara jam 4 pagi sampai jam 8 pagi pusat transaksi forex di New Zealand dan Australia buka, maka mata uang yang ramai di transaksikan adalah yang mengandung NZD dan AUD.
Jam 8 pagi pusat transaksi forex di Jepang buka maka saat itu JPY mulai ramai ditransaksikan.
jam 1 siang pusat transaksi di eropa buka maka mata uang EUR dan CHF mulai ramai ditransasikan. Kemudian agak sore pusat transaksi di inggris buka sehingga GBP mulai ramai, dan malam hari mulai jam 7 malam itu barulah pasar amerika buka sehingga USD dan CAD mulai ramai ditransaksikan.
Dengan kata lain, saat orang-orang di australia beraktifitas pada jam kerja maka saat itulah AUD banyak di perdagangkan, begitu pula saat orang-orang di eropa beraktifitas atau sedang dalam jam kerja maka saat itulah EUR,GBP dan CHF di perdagangkan.
Dari apa yang dijelaskan diatas, intinya adalah bahwa waktu yang tepat untuk transaksi adalah saat market ramai.
Cara yang lebih mudah dan pasti untuk menentukan ramai tidaknya market forex yaitu dengan menggunakan indikator, berikut inidkator yang bisa anda gunakan. yaitu gabungan indikator ATR dengan moving average.
Cara memasangnya yaitu :
1. Klik icon indicator , pilih custom, klik ATR
waktu transaksi 1
2. Selanjutnya Klik tab Input, lalu isi value pada kolom ATR period dengan 12
waktu transaksi 2
3. Seperti inilah hasilnya
waktu transaksi 3
4. Selanjutnya kita akan menggabungkan moving average ke ATR, caranya yaitu pada window navigator sebelah kiri : klik tanda + pada folder indikator, klik tanda + folder trend, lalu klik lalu DRAG moving average tersebut ke area ATR, dan lepaskan di area ATR
waktu transaksi 4
5. Selanjutnya pada kotak dialog setting moving average, rubah period nya jadi 8. Pada pilihan Aply to silahkan klik Previous Indikator data. serta Warnanya kita ganti menjadi merah
waktu transaksi 5
6. Seperti inilah hasilnya
waktu transaksi 6
Perhatikan gambar diatas. Kini ada 2 garis yaitu garis biru dan garis merah.
Cara membacanya yaitu : saat garis merah berada dibawah garis biru, itu artinya kondisi ramai. Sebaliknya, saat garis merah berada diatas garis biru, itu menunjukan kondisi sepi.
waktu transaksi 7
Pada saat market sepi gerakan grafiknya pendek, dan saat ramai gerakannya lebih panjang.
Kondisi saat Mulai ramai, ditandai dengan persilangan garis.
Jadi untuk melakukan transaksi, tunggu dulu sampai bersilangan.
Jangan transaksi saat market sedang sepi, anda bisa terombang-ambing. Karena pada market sepi gerakannya cenderung bolak balik
Settingan indikator diatas cocok untuk GBPUSD dan EURUSD dengan timeframe H1 / 1jam


cr. http://caradaftarfbs.com/
Share this article :

FBS - broker Forex yang bisa dipercaya

Dapatkan keuntungan di Forex dengan adalah FBS mudah dan nyaman! Kami selalu menawarkan kondisi terbaik di pasar Forex untuk trader pemula dan trader yang sudah punya pengalaman. FBS adalah broker yang ideal untuk memulai kehidupan Anda di Forex. FBS terus berkembang dan telah menjadi pemimpin di pasar Asia. Trader kami telah mendapatkan jutaan dolar di Forex, jadi buktikan sendiri saja!

Entri Populer