Bonus

Headlines News : Forex-Indonesia.net adalah IB dan partner Broker Forex FBS Market di Indonesia.

Earn risk-free

Home » , , , » Overbought & Oversold

Overbought & Oversold

Written By Mr. Forex Pro on Jumat, 27 November 2015 | 14.27

OVERBOUGHT OVERSOLD

Caradaftarfbs.com - Berikut ini penjelasan tentang overbought dan oversold atau jenuh beli dan jenuh jual
Perhatikan ini :
Misalnya anda seorang pedagang handphone. Disuatu daerah ada sebuah desa yang penduduknya belum pada punya handphone. lalu anda masuk ke desa tersebut dan bejualan handphone disana.
Hari pertama dagangan anda laku, banyak yang beli. Hari kedua jumlah yang terjual semakin meningkat karena minat beli masyarakat masih tinggi.
Setelah seminggu, daya beli masyarakat stabil, jumlah handphone yang terjual pun stabil. Namun setelah 2 minggu, kini jumlah pembelian oleh masyarakat menjadi turun
Setelah 3 minggu, kini hampir semua orang di desa tersebut sudah punya handphone sehingga pembelian oleh masyarakat semakin menurun saja.
Kira-kira apa yang akan terjadi setelah 1 bulan atau 2 bulan ? Mungkin penjualan anda terhenti, tidak ada lagi orang yang beli handphone karena di desa tersebut hampir semua orang kini sudah punya handphone.
Dengan tidak adanya pembelian lagi, dengan sendirinya harga handphone jadi turun
Saat pertama kali diperkenalkan, jumlah beli di desa tersebut cukup banyak karena handphone itu menarik perhatian.
Kemudian semakin banyak karena semakin banyak pula orang yang tahu tentang handphone.
Setelah itu menjadi stabil, memiliki handphone menjadi sesuatu yang wajar.
Seiring waktu jadi semakin berkurang. Karena bosan
Pada akhirnya menjadi tidak ada lagi pembelian.
Dengan tidak adanya pembalian, tidak ada barang yang terjual maka harga barang tersebut yang asalnya menanjak tinggi, kini jadi balik arah menurun.
overbought
Kondisi berhentinya pembelian pada contoh diatas disebut Overbought atau JENUH BELI. Yang terjadi selanjutya setelah jenuh itu biasanya adalah balik arah.
"jika seseorang sudah jenuh pada pasangannya, maka ia akan balik arah"
itulah yang harus anda ingat, setelah jenuh, akan balik arah.
Setelah terlalu banyak yang beli, harga terlalu tinggi, akan terjadi jenuh beli, setelah itu akan balik arah turun.
Setelah terlalu banyak yang jual, harga terlalu rendah, akan terjadi jenuh jual, setelah itu akan balik arah naik.
Kondisi jenuh bisa dikenali menggunakan indikator jenis oscilator misalnya Stochastic. Berikut ini contoh kondisi jenuh yang ditunjukan oleh stochastic
overbought oversold
Pada gambar contoh diatas, setiap kali garis pada indikator stochastic menunjukan memasuki area overbought, maka kemungkinannya harga akan balik arah menjadi turun
Pembalikan arah harga itu ditunjukan dengan bersilangannya garis stochastic.
Jadi, jika saat menganalisa grafik anda melihat garis stochastic bersilangan di area overbought atau oversold maka itu menandakan akan terjadi balik arah.
Saat itulah anda bisa melakukan transaksi


cr. http://caradaftarfbs.com/overbought-oversold.php
Share this article :

FBS - broker Forex yang bisa dipercaya

Dapatkan keuntungan di Forex dengan adalah FBS mudah dan nyaman! Kami selalu menawarkan kondisi terbaik di pasar Forex untuk trader pemula dan trader yang sudah punya pengalaman. FBS adalah broker yang ideal untuk memulai kehidupan Anda di Forex. FBS terus berkembang dan telah menjadi pemimpin di pasar Asia. Trader kami telah mendapatkan jutaan dolar di Forex, jadi buktikan sendiri saja!

Entri Populer